Dasar Materi CISCO

Pengenalan Mode di Device CISCO

Sebagai pembuka di modul Cisco ini , kita akan memulai nya dengan berkenalan dengan mode yang ada di setiap device Cisco. Jadi di setiap device Cisco memiliki tingkatan tersendiri dalam melakukan konfigurasinya. Konfigurasi yang dapat dilakukan pun berbeda di setiap modenya. Di Cisco sendiri ada 3 Mode Umum yaitu

Router>  :User mode
Router#  :Privilege mode
Router(config) :Global configuration mode

Setiap mode itu diwakili oleh tanda yang berbeda , seperti yang kalian lihat di atas , bahwa User Mode diwakili tanda “>” , Privilege = “#” , dan Global Configuration = “(config)”.
Sekarang kita bahas cara untuk pindah dari 1 mode ke mode lainnya.

Router>      Untuk berpindah dari User Mode ke Privilege Mode
Router#      Untuk berpindah dari Privilege ke User Mode
Router#      Untuk berpindah dari Privilege ke Global Configuration
Router(config)#          Mode Global Configuration
Router(config)#exit    Untuk mundur ke 1 mode sebelumnya

Untuk mengetahui perintah yang ada disetiap mode kita bisa gunakan perintah “?”. Maka device Cisco akan menampilkan perintah apa saja yang bisa digunakan di mode tersebut. Seperti contoh berikut :


Mengubah Hostname 

Untuk merubah hostname kita harus masuk ke Global Configuration = “(config)”.
Untuk merubah hostname caranya adalah dengan mengetikkan ketikkan perintah “hostname ” di dalam mode Global configuration. Monggo di simak aja dibawah ini.





 Port Security Static 
Kita bisa membuat agar port yang digunakan oleh PC tidak dapat ditukar oleh pc lain. Jadi kita ada yang nekat menukarnya maka pc tersebut tidak bisa terkoneksi ke switch. Konsepnya sama seperti di lab Mac Address Static , namun di lab ini kita akan menggunakan Switch Port Security. Ada 2 cara dalam membuat port security ini , yaitu dengan static dan sticky. Kalo Static kita akan masukan secara manual mac-address dari pc nya ,kalo sticky dia akan otomatis menggunakan mac-address yg sudah terdaftar.

Langsung aja , pertama kita akan buat yang static terlebih dahulu. Yang harus dilakukan adalah buat topologi seperti dibawah ini

Jika sudah selanjunya test ping antar client , sehingga terbentuk table mac-address di Switch.

Selanjutnya kita atur port-security di kedua Interface tersebut. Seperti yang dibilang sebelumnya , karena kita menggunakan static maka kita masukkan Mac-Address nya secara manual.


Lakukan juga untuk interface fa0/2 nya

Untuk pengujian cabut dan tukar port nya , jadi tadi yang PC kiri pindahkan ke fa0/2 , dan yang PC kanan pindahkan ke Fa0/1. Lalu lakukan test ping , maka hasilnya akan tidak berhasil dan link akan tershutdown. Itulah fungsi dari Port Security. Di Lab selanjutnya akan saya bahas tentang Port Security Sticky

 Port Security Sticky 
Karena dilab sebelumnya kita sudah praktek tentang port security static yakni kita harus mendaftarkan secara otomatis sekarang kita akan menggunakan cara yang kedua yaitu dengan cara Sticky , jadi kita tidak perlu lagi mendaftarkan mac address nya secara manual. Langsung aja yuk, kita pakai topologi yang sama , tapi tidak harus melanjutkan konfigurasi yang sebelumnya

Kemudian kita masuk ke konfigurasi Switch nya. Cara nya tidak jauh berbeda dengan dengan static kok malah yang ini lebih simple.
Jika sudah selanjutnya test ping dari client , agar table mac-address di switch terbentuk , jika sudah maka akan muncul seperti berikut
 Jika sudah tukar port, fa0/2 di PC kanan dan fa0/1 di sebelah kiri. Maka hasilnya akan tershutdown seperti di lab sebelumnya hanya saja konfigurasi yang digunakan lebih cepat dan simpel. Untuk mengaktifkan kembali ubah lagi port seperti sebelumnya.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar